Selasa, 25 Maret 2014

Penantian

Zaman yg berganti ataukah kita yg membuat perubahan???

Seperti biasa aku pulang kerja jam 6 sore, berjalan melintasi jalanan ramai nan penuh penjajah dengan langkah santai karena dalam benak tak ada hal yg harus diselesaikan setiba dkos-an lantai 5 selain memanjakan tubuh di atas peraduan
Setiba dikamar dengan nafas terengah-engah setelah berhasil menaklukkan anak tangga, tiba-tiba handphone kesayanganku blackberry belagio white yang ku beli satu tahun silam mendengarkan lyrik lagu summer dream yang ku setting sebagai nada deringku, terlihat jelas nomor telepon adik ku memanggil, akupun segera menjawab panggilan dan terdengar suara diseberang seorang wanita berusia 58 thn dengan nada kasar layaknya ciri khas suku batak menanyakan keadaan aku apakah baik-baik saja?
Dengan suara merdu dan lembut aku menjawab baik-baik saja dengan fikiran tak mau membuat orangtua cemas, perbincanganpun terjadi selama 20 menit hingga disuatu ketika timbul percakapan yang membuat saya berfikir dalam didiri aku
Ibu berkata: hari ini teman mu menikah dapat suami kerja kantoran, dan bagaimana dengan kau????? Hidup sendiri di perantauan , jauh dari keluarga, sudah berumur 27 tnh boro-boro kasih kabar rencana mau menikah pacar saja tak punya, apa perlu kau kujodohkan????.......
Woow mendengarnya hati aku malah bahagia dengan harapan semoga ibu menemukan jodoh yang layak untukku....haaaaaaaaa
Aku tidak tahu bagaimana jalan fikiranku apakah ini efek dari aku putus asa karena cinta bertepuk sebelah tangan atau mulai menyadari penyesalan pernah menolak seorang pria yang menanti selama 10 tahun menyerah dan memilih menikahi wanita lain dan hidup bahagia.......
Dan akhirrnya perbincangan tiba-tiba terputus mungkin pulsa handphone adikku habis...hehheeee
Dengan hati galau aku mulai menyentuh alkitab yang ada di atas lemari dan melipat kedua tangan akupun berdoa:
Tuhan Yesus, Engkau tahu kerisauan hatiku, Engkau tahu aku kesepian dan membutuhkan seorang pria sebagai kekasih dan bahkan pendamping hidupku, jikalau Engkau berkenan izinkanlah dia (aku tak bisa sebut nama nya disini) yang kucinta kau bukakan pintu hatinya untuk mencintaiku, mengasihiku sehingga dia datang padaku menjadikanku jodohnya (karena aku wanita tak pantas menyatakan perasaan terlebih dahulu kepada pria)....amin
Dan kini aku hanya tetap menunggu waktu yg tepat Tuhan berikan padaku untuk memiliki kekasih dan jodoh........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar